Kontaminasi Kapitalis
August 31st, 2008 by blackers666Saya bosan lihat punk, hardcore. Ya pokoknya scene ini, jadi membosankan.
Band-band cuma main musik tanpa ada misi yang jelas…..ya nggak semuanya
sih. Tapi hampir semuanya gitu. Terus juga tiap band rata-rata cuma bisa
teriak-teriak di panggung soal ini, soal itu tapi kelakuan sehari-harinya
boro-boro sama dengan apa yang diteriakkan dipanggung.
Penindasan, kehancuran umat manusia yang nggak
akan pernah hilang selama kapitalisme berkuasa. Kalau dibilang bahwa ini
semua untuk mencapai mimpi, ya bisa dibilang begitu. Kita semua kan harus
berusaha meraih mimpi kita, seabsurd apapun kedengarannya.
Di negara sialan ini, segalanya lepas kontrol,
segi apapun juga, negara, pemerintah, TNI, masyarakat dan bahkan juga diri
kita sendiri juga terlepas dari kontrol kehidupan. Apakah kita semua
seakan-akan bermimpi bahwa dengan banyak materi kita akan bahagia? Kalau
saya…saya bermimpi menyadarkan massa, tapi bukan seluruh rakyat
Indonesia, ya setidaknya orang-orang yang dekat dengan saya.
Pengimplemetasian konsep ke dalam kehidupan riil adalah dengan Pemberian pendidikan massa secara langsung
bergabung dengan kaum-kaum yang langsung tertindas, seperti contohnya kaum
buruh. Kalau perlu berdemonstrasi bila memang saat itu dirasa perlu.
Bagaimana mengenai salah satu konsep dari Anarkisme yaitu :
Anti-Authority? (Perlu diketahui bahwa Tuhan adalah pemegang otoritas
tertinggi)…. Anarkisme tidak menentang agama atau sistem ke
Tuhan-an. Anarkis menentang agama saat agama hanya dijadikan sebagai
alasan, sebagai kedok pengilusi massa untuk melindungi kepentingan
penguasa, bukan lagi dijadikan pegangan hidup yang baik. Seperti contohnya
saat ini, agama dijadikan alat pemecah antar umat manusia. Contoh perang
Ambon, yang sebenarnya merupakan kerusuhan antara rakyat lawan penguasa
militer lalu oleh beberapa kapitalis berkedok agama, dibilang bahwa
kerusuhan Ambon adalah perang agama. JAdi rakyat lalu perang sendiri
dengan rakyat lagi, sememntara militer sih damai-damai aja jadinya.